Sahabat...
ahh..,dulu aku punya sahabat
aku bilang "dulu" sebab hubungan ku dengannya sekarang jauh dari apa yang disebut sebagai "sahabat".Hanya karena kita terbentur oleh sebuah wacana yang abstrak! jalinan persahabatan itu sekarang hilang...dan hubunganku dengannya sekarang hanya sebagai teman jauh...Ironis!
Dari kecil kami bersahabat, ternyata jalinan persahabatan yang bertahun-tahun itu musnah,pudar karena kami tak bisa menyatukan Ego2 kami...(crying. .)
untukmu SAHABAT aku tuliskan Puisi ini...;
Bahkan tak ada masa yang mengingatku,
Saat kujaga arti seorang sahabat
Ku berikan kau cahaya saat kau merasa dalam kegelapan
ku berikan apa saja demi hanya untukmu
demi arti seorang sahabat bagiku
Wahai sahabat,
Tidak ingatkah wahai engkau kala mimpimu membuatku menangis..?
Dan kala aku mendengarkan tangismu…
Bahkan kau acuh tak bersuara,
kala kita lewati segala masalah berdua
kita saling membagi duka dan tawa
kala kita menanggis bersama
terjebak diantara segala problema hidup
kini setelah sekian lama kita bersama
tak ada lagi sapamu untukku
setelah kau temukan kebahagiaan
kau tinggalkan aku dengan kesendirianku
tak mengapa bagiku
asalkan kau dapat raih cita-citamu
doaku selalu menyertai disetiap langkah kakimu
tadi malam kau sempat datang lagi kerumahku
yang dulu sempat menjadi rumah kedua bagimu
karena kau sering habisi waktu dalam gubuk kecil rumahku
kini bahkan aku masih menjagamu dari dinginnya malam,
dengan doa-doaku yg selalu menyebutkan namamu
ini lah akhir dari perjalanan panjangku,
Menemani mu wahai sahabat
kenangan yang menyimpan sejuta cerita masa,
tentang kita
Selamat jalan wahai sahabat….
Dalam mimpimu ada doaku menyertai rinduku…
semoga kau bahagia dengan sahabat barumu..
disana
ahh..,dulu aku punya sahabat
aku bilang "dulu" sebab hubungan ku dengannya sekarang jauh dari apa yang disebut sebagai "sahabat".Hanya karena kita terbentur oleh sebuah wacana yang abstrak! jalinan persahabatan itu sekarang hilang...dan hubunganku dengannya sekarang hanya sebagai teman jauh...Ironis!
Dari kecil kami bersahabat, ternyata jalinan persahabatan yang bertahun-tahun itu musnah,pudar karena kami tak bisa menyatukan Ego2 kami...(crying. .)
untukmu SAHABAT aku tuliskan Puisi ini...;
Bahkan tak ada masa yang mengingatku,
Saat kujaga arti seorang sahabat
Ku berikan kau cahaya saat kau merasa dalam kegelapan
ku berikan apa saja demi hanya untukmu
demi arti seorang sahabat bagiku
Wahai sahabat,
Tidak ingatkah wahai engkau kala mimpimu membuatku menangis..?
Dan kala aku mendengarkan tangismu…
Bahkan kau acuh tak bersuara,
kala kita lewati segala masalah berdua
kita saling membagi duka dan tawa
kala kita menanggis bersama
terjebak diantara segala problema hidup
kini setelah sekian lama kita bersama
tak ada lagi sapamu untukku
setelah kau temukan kebahagiaan
kau tinggalkan aku dengan kesendirianku
tak mengapa bagiku
asalkan kau dapat raih cita-citamu
doaku selalu menyertai disetiap langkah kakimu
tadi malam kau sempat datang lagi kerumahku
yang dulu sempat menjadi rumah kedua bagimu
karena kau sering habisi waktu dalam gubuk kecil rumahku
kini bahkan aku masih menjagamu dari dinginnya malam,
dengan doa-doaku yg selalu menyebutkan namamu
ini lah akhir dari perjalanan panjangku,
Menemani mu wahai sahabat
kenangan yang menyimpan sejuta cerita masa,
tentang kita
Selamat jalan wahai sahabat….
Dalam mimpimu ada doaku menyertai rinduku…
semoga kau bahagia dengan sahabat barumu..
disana

Tidak ada komentar:
Posting Komentar