PEKALONGAN - Dinas Perhubungan, Pariwisata
dan Kebudayaan (Dishubparbud) Kota Pekalongan kembali mengadakan
pemilihan Mas dan Mbak Duta Wisata Kota Pekalongan tahun 2012.
Dijadwalkan, seleksi akan mulai dilakukan pada 7 Juli
mendatang, sedangkan malam grand finalnya akan digelar pada Senin 16
Juli 2012 di Rumah Dinas Jabatan Ketua Bakorwil III di Jalan Jetayu,
Kota Pekalongan.
Kabid Pariwisata
dan Kebudayaan Dishubparbud, Beno Heritriono mengatakan, pendaftaran
Mas dan Mbak Duta Wisata Kota Pekalongan tahun 2012 sudah dibuka sejak
14 Juni hingga 6 Juli mendatang. "Pengumuman
pembukaan pendaftarannya sudah kita kirim ke SMA, SMK, MA, dan
perguruan tinggi di Kota Pekaiongan sejak Minggu pertama bulan ini,"
kata Beno, Senin (25/6).
Pria
yang sebentar lagi akan bertugas sebagai Inspektur Pembantu Wilayah III
Kantor Inspektorat Kota Pekalongan ini menuturkan, semua putra-putri
daerah Kota Pekalongan berhak untuk mengikuti pemilihan ini, asal
memenuhi syarat. Syarat yang dibutuhkan, yakni warga Kota Pekalongan,
berpendidikan minimal SMA/sederajat, berusia 16-23 tahun, dan belum
menikah. Svarat-syarat ini dibuktikan dengan KTP, kartu
pelajar/mahasiswa, serta foto kopi ijasah. "Untuk formulir pendaftaran bisa diambil langsung di Kantor Bidang Pariwisata dan Budaya di jalan Jetayu pada jam kerja, hingga 6 Juli. Gratis," tuturnya.
Para pendaftar kemudian akan menjalani proses seleksi pada Sabtu (7/7) di Museum Batik. Mereka akan diuji dengan sejumlah materi oleh dewan juri.
Beno
mengungkapkan, Mas dan Mbak Duta wisata Kota Pekalongan yang nantinya
terpilih bisa benar-benar berkualitas, dan mempunyai talenta yang baik
untuk memajukan dan mengenalkan potensi wisata dan budaya Kota Batik.
Mereka diharapkan bisa menjadi wakil Kota Pekalongan untuk berprestasi
di tingkat provinsi dan nasional.
Untuk
itu, pada pemilihan duta wisata kali ini, pihaknya memfokuskan agar
setiap peserta mempunyai pengetahuan tentang kepariwisataan dan
kebudayaan yang baik tentang segala potensi budaya khususnya yang ada di
Kota Pekalongan. "Juga untuk mendukung program Visit Jateng 2013,"
imbuhnya.
Tak
kalah penting pula, lanjut Beno, penguasaan bahasa Inggris dari setiap
peserta juga menjadi satu faktor penentu menang tidaknya dalam seleksi
ini. "Dengan begitu, kita berharap agar duta wisata Kota Pekalongan bisa
sejajar dan bahkan lebih baik dari perwakilan daerah lain, saat tampil
di tingkat provinsi ataupun nasional," katanya.
Pada
pemilihan Mas dan Mbak Duta Wisata tahun ini, para peserta yang sudah
lolos menjadi finalis nantinya juga akan menjalani proses karantina,
sama seperti tahun lalu. Masa karantina selama tiga hari yang rencananya
dilakukan pada 8-10 juli ini digunakan untuk menambah kemampuan setiap
finalis tentang beberapa materi.
"Materinya
berisi tentang pengetahuan umum, pengetahuan pariwisata dan kebudayaan,
keinampuan berbahasa Jawa, Indonesia dan Inggris, pemahaman tentang
Ngadi Busono dan Ngadi Saliro, kepribadian, moral, etika, serta
kemampuan public speaking," tandasnya. (way)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar